Connect with us

Anemia Defisiensi Besi

Penyakit Anak

Anemia Defisiensi Besi

Anemia Defisiensi Besi

Penyakit.co.id – Anemia defisiensi besi merupakan kondisi dimana seseorang mengalami kekurangan zat besi dan hal inilah yang mengakibatkan penurunan sel darah merah. Sel darah merah yang dikenal sebagai hemoglobin ini berfungsi untuk membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh organ tubuh dan membantu proses pembuangan karbondioksida dari paru-paru.

Kekurangan hemoglobin pada tubuh seseorang akan membuat penyebaran oksigen dan pembuangan karbondioksida menjadi terganggu. Wanita dan anak-anak merupakan yang paling umum terkena penyakit jenis ini tak jarang penyakit ini juga dikatoreikan sebagai penyakit anak oleh pakar kesehatan

Gejala Anemia defisiensi besi

Gejala anemia defisiensi besi tidak selalu muncul, tetapi tergantung pada respon tubuh dan seberapa cepat zat besi menurun. Respon terhadap setiap penderita juga memberikan timbulnya gejala yang berbeda-beda. Beberapa penderita kadang tidak memberikan gejala apa-apa, sementara penderita yang lain justru mengalami beberapa gejala sekaligus. Gejala- gejala yang yang umum terjadi antara lain:

  1. Lebih cepat lelah
  2. Mudah tersinggung
  3. Kurang berenergi
  4. Muka pucat
  5. Sesak nafas
  6. Kesulitan dalam berkonsentrasi atau berfikir
  7. Pusing dan sakit kepala
  8. Kaki dan tangan yang terasa dingin
  9. Sensasi kesemutan pada kaki
  10. Lidah membengkak atau terasa sakit
  11. Sistem kekebalan tubuh menurun hingga mudah terkena penyakit
  12. Sakit pada dada
  13. Jantung berdetak dengan cepat

Tanda-tanda lain yang akan dapat timbul seperti kuku menjadi mudah patah, rambut rontok dan nafsu makan yang menurun. Bila kekurangan zat besi semakin buruk dapat muncul gejala yang lebih parah, misalnya keinginan untuk memakan sesuatu yang seharusnya bukan untuk dimakan, seperti ingin memakan tanah.

Baca Juga : Amnesia : Pengertian, Gejala, Penyebab Dan Cara Mengobati

Penyebab Anemia defisiensi besi

Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab Anemia defeisiensi besi. Seperti faktor genetika atau faktor yang disebabkan oleh keturunan, yaitu:

  1. Sel sabit, merupakan kondisi dimana banyak sel darah merah yang cacat sehingga tidak dapat membawa cukup banyak oksigen ke seluruh tubuh. Hemoglobin yang cacat akan membuat sel darah merah berubah bentuk ketika oksigen dilepaskan pada jaringan tubuh. Pada kondisi normal sel darah merah berbentuk bulat dengan bagian tengah yang lebih tipis, namun pada penderita penyakit ini sel darah benbentuk seperti bulan sabit dan mudah menggumpal.
  1. Talasemia merupakan penyakit keturunan yang membuat penderitanya memproduksi hemoglobin atau sel darah merah yang mudah rusak. Hal ini membuat penderita kekurangan darah yang dapat menyebabkan anemia.

Selain itu terdapat penyebab penyakit anemia defisiensi besi yang tidak berdasarkan faktor keturunan, yaitu :

  1. Malanutrisi atau gizi buruk yang dikarenakan kurangnya asupan zat besi dalam mengkonsumsi makanan sehari-hari.
  2. Kebiasaan minum kopi atau teh. Hal ini dapat menghambat penyerapan zat besi oleh tubuh.
  3. Konsumsi obat-obatan tertentu yang juga dapat memperlambat tubuh dalam menyerap zat besi.
  4. Kekurangan darah akibat luka, kecelakaan atau pendarahan yang berlebihan saat menstruasi pada wanita.
  5. Kebutuhan zat besi yang meningkat. Hal ini umumnya dialami oleh wanita hamil. Pada saat hamil kebutuhan zat besi meningkat, ini dikarenakan kebutuhan zat besi pada janin yang diserap dari darah sang ibu. Pada saat melahirkan seorang ibu yang mengalami pendarahan yang berlebihan juga beresiko kekurangan darah dan terkena anemia.
  6. Malabsorpsi atau ketidakmampuan tubuh dalam menyerap zat besi. Keadaan ini adalah ketika tubuh tidak dapat mencerna dengan baik zat besi yang terdapat pada makanan yang telah dikonsumsi. Beberapa kasus yang dapat terjadi malabsorbsi yaitu seperti penderita penyakit celiac dan intoleransi terhadap gluten, Intoleransi usus terhadap makanan tertentu seperti susu atau keju, penderita penyakit chorn, penderita kolitif ulseratif dan Pascaoprasi pengangkatan bagian lambung
  1. Infeksi cacing tambang. Cacing tambang merupakan parasit yang menjangkiti usus halus dan hidup dengan memakan sel darah merah di dalam usus tersebut. Kebanyakan penderita cacing tambang tidak menyadarinya, karena tidak menunjukkan gejala yang signifikan. Infeksi yang parah dapat menghilangkan nafsu makan. Apabila tidak ditangani penyakit ini dapat mempengaruhi perkembangan mental, intelektual dan psikologis anak.

Cara Mengobati Anemia defisiensi besi

Penanganan Anemia defisiensi besi tergantung pada seberapa parah penyakit tersebut. Penyebab seseorang terkena penyakit tersebut dapat menjadi salah satu sarana untuk menemukan solusi yang pas dalam penyembuhannya. Untuk penggunaan vitamin, suplemen atau obat-obatan tertentu sangat diperlukan saran dan resep dari dokter. Karenanya diperlukan pemeriksaan dan konsultasi terlebih dahulu. Selain penggunaan obat-obatan, mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi juga dapat membantu. Beberapa makanan yang mengandung zat besi seperti:

  1. Hati ayam
  2. Hati sapi
  3. Kacang-kacangan
  4. Tahu
  5. Tempe
  6. Makanan laut, seperti ikan, tiram atau kerang
  7. Sayuran berdaun hijau gelap, seperti bayam atau brokoli
  8. Daging merah tanpa lemak, seperti daging sapi dan kambing
  9. Buah-buahan kering, misalnya kismis

Apabila anemia defisiensi besi tidak ditangani dengan cepat dan tepat akan mengakibatkan komplikasi penyakit lain dan dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Akibatnya penderita dapat dengan mudah terserang penyakit.

Continue Reading
You may also like...
1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Anemia Sel Sabit : Pengertian, Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Penyakit Anak

  • Gastroschisis Gastroschisis

    Penyakit Anak

    Gastroschisis

    By

    Penyakit.co.id – Gastroschisis merupakan cacat lahir pada bagian dinding perut, Pada kasusnya di mana usus bayi...

  • Penyakit Anak

    Hipospadia

    By

    Penyakit.co.id – Kenalkan anda dengan istilah medis tentang hipospadia. Ini merupakan sebuah gangguan yang terjadi pada...

  • Penyakit Anak

    Impetigo

    By

    Penyakit.co.id – Menjaga kebersihan memang sangat perlu demi tetap sehatnya badan kita. Banyak sekali penyakit yang...

  • Penyebab gigantisme Penyebab gigantisme

    Penyakit Anak

    Gigantisme

    By

    Penyakit.co.id – Gigantisme merupakan suatu penyakit karena produksi hormon yang berlebihan, sehingga pertumbuhan pada anak-anak berdampak kepada...

  • Penyakit Anak

    Bronkiolitis

    By

    Penyakit.co.id – Bronkiolitis merupakan penyakit yang terjadi di dalam paru-paru, tepatnya di dalam saluran pernapasan kecil...

  • Penyakit Anak

    Batuk Rejan

    By

    Penyakit.co.id – Berbicara tentang sakit batuk, bisa dibilang sakit batuk merupakan sakit yang sangat umum menyerangi...

  • Penyakit Anak

    Croup

    By

    Penyakit.co.id – Croup merupakan salah satu jenis infeksi  pada saluran pernapasan. Croup umum diderita oleh anak-anak yang...

  • Penyakit Anak

    Alergi Susu

    By

    Penyakit.co.id – Susu merupakan minuman penambah gizi yang banyak dianjurkan untuk dikonsumsi karena memiliki banyak manfaat...

  • Masalah Gangguan Saraf Atau Autisme Pada Anak Masalah Gangguan Saraf Atau Autisme Pada Anak

    Penyakit Anak

    Autisme

    By

    Penyakit.co.id – Autisme adalah penyakit kelainan yang terjadinya disebabkan adanya gangguan perkembangan saraf pada anak. Pada...

  • Penyakit Anak

    Ascariasis

    By

    Penyakit.co.id – Ascariasis merupakan jenis penyakit yang penularannya dikarenakan cacing yang masuk ke dalam tubuh manusia....

To Top