Connect with us
Masalah Gangguan Saraf Atau Autisme Pada Anak

Penyakit Anak

Autisme

Autisme

Penyakit.co.id – Autisme adalah penyakit kelainan yang terjadinya disebabkan adanya gangguan perkembangan saraf pada anak. Pada dasarnya, gangguan saraf ini sudah nampak gejala-gejalanya ketika anak masih usia satu tahunan. Sayangnya, kebanyakan yang terjadi adalah Penyakit anak ini baru terdeteksi pasti menderita gangguan ini justru ketika usia tiga tahunan.

Anda dapat mengamati ciri-ciri dari masalah ini dari perilaku, misalnya anak menjadi sulit berinteraksi sosial, kesulitan berkomunikasi. Diagnosa pada penderita autisme ini memerlukan proses pengamatan pada pertumbuhan dan perkembangan anak.

Gejala Autisme

Untuk mengamati apakah seorang anak menderita autisme atau tidak, sebenarnya dapat anda ketahui dari gejala-gejalanya. Ada tiga hal yang perlu anda amati yaitu pola hubungan sosialnya, pola komunikasinya, dan perilaku ketika anak mengalami ketertarikan pada suatu benda. Misalnya, anak yang menderita gangguan ini terkesan tidak merespon ketika diajak berkomunikasi dan kesulitan mengucapkan sesuatu. Selain itu anak yang menderita autisme seringkali kesulitan memahami suatu hal, karena apa yang disampaikan lawan bicaranya berbeda dengan pemahaman yang diterimanya.

Gejala autisme lainnya adalah suka menyendiri. Anak yang menderita gangguan ini lebih suka menyendiri dan seakan-akan dia mempunyai dunianya sendiri. Suka mengamati benda berlama-lama. Yang perlu dikhawatirkan adalah jika sudah pada perilaku yang membahayakan dirinya sendiri. Pada perilakunya gejala munculnya gangguan ini sangat bermacam-macam, mulai dari yang pendiam/pasif sampai yang hiperaktif. Misalnya anak penderita gangguan ini ada yang suka berputar-putar sendiri, ada juga yang menyakiti dirinya sendiri, seperti memukuli tembok, menggigit, berteriak-teriak tanpa sebab. Pada penglihatannya, anak penderita masalah ini juga ada kelainan. Hal ini dapat anda amati dari sorot matanya ketika dia memandang.

Dari pengamatan terhadap gejala-gejala tadi dapat anda jadikan bahan untuk melakukan diagnosa dan terapi penyembuhan. Bila perlu sangat dibutuhkan juga bantuan dari para ahli dalam mengatasi masalah autisme ini, seperti dokter anak, ahli saraf, dan terapis yang fokus menangani autisme.

Baca Juga : ADHD : Pengertian, Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatan

Penyebab Autisme

Beberapa ahli berpendapat bahwa penyebab pasti dari autisme ini belum diketahui secara pasti. Akan tetapi mereka berkesimpulan bahwa apa yang menyebabkan anak menderita gangguan seperti ini adalah salah satunya faktor genetika dan lingkungannya.

  1. Faktor genetik, Beberapa penelitian terhadap anak-anak penderita autisme berasal dari anak yang lahir kembar identik. Hal ini disebabkan ketidakseimbangan pembagian gen pada anak yang lahir kembar identik.
  2. Faktor lingkungan, Ada beberapa pendapat yang mengemukakan bahwa selain faktor genetik (primer) juga ada faktor dari luar diri anak atau lingkungan sekitar. Salah satunya adalah dari vaksin MMR. Vaksin inilah yang biasanya diberikan kepada anak pada usia balita. Penyebabnya dari kandungan kimia merkuri yang bernama thimerosal yang fungsinya untuk mengawetkan vaksin tersebut. Namun, pendapat ini jarang dibuat sebagai acuan karena kurangnya bukti bahwa zat kimia tadi merupakan penyebab dari autisme.

Cara Mengobati Autisme

Berbagai macam cara dilakukan untuk mengobati autisme ini. Meskipun rata-rata anak yang sudah menderita masalah ini sulit untuk disembuhkan. Karena sebenarnya belum ada obat pasti untuk penyembuhan gangguan saraf ini, yang sering dilakukan adalah proses terapi pada penderita gangguan ini untuk mengurangi disabilitas pada penderitanya. Beberapa ahli berpendapat bahwa penanganan lebih awal pada masalah ini sangat diperlukan. Misalnya dengan pendampingan, pendidikan, dan melatih penderita gangguan untuk menjalani kehidupan normal.

Ada dua cara umum dalam pengobatan gangguan seperti ini, yaitu dengan cara melalui terapi dan obat-obatan.

Pengobatan autisme dengan cara terapi

  • Terapi Pendidikan, Bagi sang anak penderita, perlu anda latih keterampilannya, kemampuan berinteraksi sosialnya dengan sering-sering mengajak bicara, dan mendidik pola pikir serta mental secara perlahan-lahan agar anak penderita gangguan ini menjadi terbiasa
  • Terapi Biomedik, Ini adalah terapi yang tujuannya untuk membersihkan fungsi yang tidak normal pada otak. Jika terapi ini dilakukan pada penderita gangguan ini dapat membetulkan kembali kerja-kerja saraf pada otak agar gejala-gejala masalah ini bisa berkurang atau bahkan bisa hilang.
  • Terapi Okupasi, Ini adalah terapi yang tujuannya difungsikan untuk melatih otot-otot motorik pada anak penderita gangguan. Karena kebanyakan anak yang menderita autisme ini mengalami kesulitan saat menggerakkan anggota badannya, terutama ketika memegang benda.
  • Terapi Bermain, Anak yang menderita gangguan kebanyakan suka menyendiri. Dengan terapi ini anda dapat mengajak anak untuk mengekspresikan dirinya dan berinteraksi dengan anak-anak pada umumnya.
  • Terapi Perilaku, Dengan terapi ini, anda dapat melatih anak penderita gangguan untuk merespon sesuatu secara benar. Jadi apa yang dilakukannya itu sesuai dengan maksud yang sebenarnya. Untuk meningkatkan pemahaman pada penderita, terapi ini sangat perlu untuk dilakukan.
  • Terapi Makanan, Faktor gizi sebenarnya juga penting untuk kesembuhan penderita autisme Dengan mengkonsumi makanan-makanan sehat dan bergizi tentunya juga dapat membantu proses penyembuhan pada anak yang menderita gangguan.

Pengobatan autisme melalui obat-obatan

Beberapa obat memang disarankan pada anak penderita gangguan ini. Kebanyakan fungsinya untuk meredakan efek-efek yang dilakukan oleh penderita gangguan ini untuk meredakan emosinya. Misalnnya saja: obat antipsikotik ( Risperidone, Aripiprazole ), obat antidepresi (Sarafem, Cipramil), obat hiperaktifitas (Tenex, Ritalin).

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Penyakit Anak

  • Gastroschisis Gastroschisis

    Penyakit Anak

    Gastroschisis

    By

    Penyakit.co.id – Gastroschisis merupakan cacat lahir pada bagian dinding perut, Pada kasusnya di mana usus bayi...

  • Penyakit Anak

    Hipospadia

    By

    Penyakit.co.id – Kenalkan anda dengan istilah medis tentang hipospadia. Ini merupakan sebuah gangguan yang terjadi pada...

  • Penyakit Anak

    Impetigo

    By

    Penyakit.co.id – Menjaga kebersihan memang sangat perlu demi tetap sehatnya badan kita. Banyak sekali penyakit yang...

  • Penyebab gigantisme Penyebab gigantisme

    Penyakit Anak

    Gigantisme

    By

    Penyakit.co.id – Gigantisme merupakan suatu penyakit karena produksi hormon yang berlebihan, sehingga pertumbuhan pada anak-anak berdampak kepada...

  • Penyakit Anak

    Bronkiolitis

    By

    Penyakit.co.id – Bronkiolitis merupakan penyakit yang terjadi di dalam paru-paru, tepatnya di dalam saluran pernapasan kecil...

  • Penyakit Anak

    Batuk Rejan

    By

    Penyakit.co.id – Berbicara tentang sakit batuk, bisa dibilang sakit batuk merupakan sakit yang sangat umum menyerangi...

  • Penyakit Anak

    Croup

    By

    Penyakit.co.id – Croup merupakan salah satu jenis infeksi  pada saluran pernapasan. Croup umum diderita oleh anak-anak yang...

  • Penyakit Anak

    Alergi Susu

    By

    Penyakit.co.id – Susu merupakan minuman penambah gizi yang banyak dianjurkan untuk dikonsumsi karena memiliki banyak manfaat...

  • Penyakit Anak

    Ascariasis

    By

    Penyakit.co.id – Ascariasis merupakan jenis penyakit yang penularannya dikarenakan cacing yang masuk ke dalam tubuh manusia....

  • Penyakit Anak

    Anemia Defisiensi Besi

    By

    Penyakit.co.id – Anemia defisiensi besi merupakan kondisi dimana seseorang mengalami kekurangan zat besi dan hal inilah...

To Top