Connect with us

Penyakit Kronis

Botulisme

Botulisme

Penyakit.co.id – Botulisme merupakan istilah medis untuk penyakit tidak menular. Penyakit ini merupakan penyakit langka yang jarang ditemukan pada lingkungan masyarakat. Penyakit ini muncul akibat dari bakteri. Bakteri tersebut menghasilkan racun yang berbahaya dan mematikan. Bahaya yang disebabkan racun tersebut dapat membuat penderitanya mengalami kelumpuhan pada otot karena menyerang sistem saraf. Bakteri akan masuk ke tubuh melalui makanan dan luka di tubuh calon penderita.

Untuk mengetahui lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini untuk memahami apa sebenarnya Botulisme itu, gejala dan penyebab serta cara mengobatinya secara lengkap.

Botulisme adalah penyakit langka yang dapat terjadi akibat dari bakteri Clostridium botulinum. Penyakit yang dapat melumpuhkan sistem saraf penderitanya seperti menyerang otak, tulang belakang dan saraf lain. Racun yang dihasilkan oleh bakteri botulin ini merupakan racun yang mematikan. Racun tersebut dapat menghalangi fungsi saraf dan menjadi penyebab kelumpuhan penderitanya. Kelumpuhan yang diderita berupa kelumpuhan pernafasan dan kelumpuhan fungsi muskuloskeletal (tulang, otot, sendi, jaringan khusus yang menghubungkannya).

Gejala Botulisme

Gejala yang akan muncul berbeda-beda pada setiap individu. Gejala dapat muncul ketika tubuh seketika itu terserang bakteri ini, atau malah setelah beberapa jam dan hari baru akan terlihat gejalanya. Apa yang dirasakan penderita juga tergantung pada jenis dan penyebabnya, yaitu:

  1. Jika gangguan tersebut karena keracunan makanan, gejalanya sebagai berikut: mengalami kesulitan saat penderita berbicara dan menelan makanannya, mulut akan terasa kering, otot pada bagian mengalami kelumpuhan sehingga lemah, penglihatan menjadi terganggu, kelopak mata sulit digerakkan, nafas yang sesak, peruta mual, muntah dan kram serta akhirnya lumpuh.
  2. Jika gangguan tersebut diakibatkan adanya luka, gejalanya sepertimengalami kesulitan saat penderita berbicara dan menelan makanannya, mulut akan terasa kering, otot pada bagian mengalami kelumpuhan sehingga lemah, penglihatan menjadi terganggu, kelopak mata sulit digerakkan, nafas yang sesak serta akhirnya lumpuh.
  3. Jika gangguan yang menyerang bayi pada usia di bawah satu tahun:sulit saat buang air besar/sembelit, kepala tidak dapat digerakkan, pada gerak tubuh bayi sepeti tidak ada tegangan otot, tangisan bayi tersebut melemah, kelopak mata sulit digerakkan, akan lebih sering mengeluarkan air liur, bayi mudah lelah, kesulitan untuk menyedot atau makan, dan akhirnya lumpuh.

Risiko komplikasi yang dapat terjadi pada penderitanya bila penyakit ini tidak mendapatkan penanganan secara cepat, sebagai berikut:

  1. Pernapasan menjadi terganggu
  2. Sulit dalam berbicara dan menelan
  3. Tubuh akan lemah secara terus menerus dan nafas cenderung lebih sulit seperti terengah-engah

Baca juga: Cedera Saraf Tulang Belakang : Pengertian, Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatan

Penyebab Botulisme

Penyebab utama penyakit kronis ini adalah bakteri Clostridium botulinum. Bakteri ini dapat ditemukan di sekitar kehidupan seperti tanah, debu, sungai dan dasar laut. Pada kondisi lingkungan normal bakteri ini tidak berbahaya namun akan mengeluarkan racun bila kondisi lingkungan kekurangan oksigen. Bakteri ini kekurangan O2 ketika berada pada botol, lumpur, tanah mengendap, di dalam tubuh manusia serta pada kaleng tertutup yang biasa ditemukan pada makanan kaleng.

Penyakit botulisme dibagi menjadi tiga jenis yang berdasarkan penyebabnya yaitu:

  1. Botulisme yang diakibatkan keracunan makanan. Biasanya bakteri ditemukan pada makanan kaleng yang minim oksigen di dalamnya sehingga jika mengonsumsi makanan tersebut, calon penderita akan keracunan sampai mengalami kelumpuhan.
  2. Botulisme karena luka di tubuh. Bakteri dapat menginfeksi luka yang ada pada tubuh seseorang sehingga bakteri berkembang biak dan mengeluarkan toksinnya pada tubuh yang kemudian berakibat penyakit ini.
  3. Botulisme yang menyerang bayi. Gangguan ini biasa terjadi pada bayi usia dibawah satu tahun, dimana bayi tersebut menelan spora bakteri yang ada di tanah atau madu sehingga bakteri berkembang biak di saluran pencernaan bayi dan menghasilkan racun.

Cara Mengobati Botulisme

Untuk dilakukannya pengobatan, maka harus dirujuk pada dokter dan setelah itu dokter menangani terlebih dulu akan memeriksa kondisi fisik penderita. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui gejala-gejala yang terjadi pada tubuh penderita tersebut. Pemeriksaan tersebut sekaligus mengetahui apakah kelumpuhan sudah menyerang tubuh penderita pada tingkatan yang lebih serius atau belum.

Analisa dokter baik untuk orang dewasa atau bayi berupa tes darah, muntah sampai tes tinja penderita. Penderita yang menderita penyakit ini harus melakukan rawat inap di rumah sakit. Rawat inap ini bertujuan agar dokter dapat memantau kondisi pasiennya, memulihkan kembali kerja fungsi tubuh agar kembali normal dan menetralisir racun yang menyebar pada tubuh pasien.

Pengobatan yang biasa diberikan dokter adalah sebagai berikut:

  1. Pemberian antioksidan dengan cara menyuntikkannya pada tubuh pasien
  2. Antibiotik yang hanya diberikan pada gangguan akibat luka
  3. Untuk pasien yang terdapat gangguan pernafasan maka akan dipasang alat bantu
  4. Rehabilitasi dengan terapi agar kondisi pasien dapat normal kembali

Demikian tentang ulasan lengkap penyakit Botulisme. Semoga bermanfaat.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Penyakit Kronis

  • Penyakit Kronis

    Infeksi Ginjal

    By

    Penyakit.co.id – Infeksi ginjal atau dalam bahasa medis disebut pielonefritis merupakan penyakit yang menyerang salah satu...

  • Penyakit Kronis

    HIV dan AIDS

    By

    Penyakit.co.id – HIV dan AIDS merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. HIV (Human Immunodeficiency...

  • Penanganan Masalah Penyakit gastritis Penanganan Masalah Penyakit gastritis

    Penyakit Kronis

    Gastritis

    By

    Penyakit.co.id – Gastritis adalah suatu penyakit yang berpusat pada peradangan dinding lambung di dalam tubuh. Ini bukanlah...

  • Gonore Gonore

    Penyakit Kronis

    Gonore

    By

    Penyakit.co.id – Gonore adalah salah satu penyakit menular akibat berhubungan badan yang disebabkan oleh bakteri bernama Neisseria...

  • flu singapore flu singapore

    Penyakit Kronis

    Flu Singapura

    By

    Penyakit.co.id – Flu singapura adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyebabkan luka seperti sariawan dan...

  • Cara Pengobatan Gagal Ginjal Akut Cara Pengobatan Gagal Ginjal Akut

    Penyakit Kronis

    Gagal Ginjal Akut

    By

    Penyakit.co.id – Sebelum membahas Gagal ginjal akut (GGA) terlebih dahulu anda harus memahami fungsi ginjal. Ginjal...

  • Penanganan Gagal Ginjal Kronis Penanganan Gagal Ginjal Kronis

    Penyakit Kronis

    Gagal Ginjal Kronis

    By

    Penyakit.co.id – Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah suatu sindrom klinis yang disebabkan oleh menurunnya kemampuan ginjal untuk...

  • Penanganan Dini Serangan Jantung Penanganan Dini Serangan Jantung

    Penyakit Kronis

    Gagal Jantung

    By

    Penyakit.co.id – Gagal jantung adalah suatu kondisi dimana dalam fungsinya jantung tidak dapat memompa darah dengan maksimal....

  • Penyakit Kronis

    Herpes Genital

    By

    Penyakit.co.id – Herpes genital atau herpes simplex merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV)....

  • gangrene gangrene

    Penyakit Kronis

    Gangrene

    By

    Penyakit.co.id –  gangrene adalah kondisi dimana jaringan tubuh mati. Kondisi seperti ini pada umumnya berawal dari...

To Top