Connect with us

Penyakit Umum

Bulimia

Bulimia

Penyakit.Co.id – Bulimia merupakan salah satu gangguan makan yang sangat serius . Masalah ini juga akan berpotensi untuk mengancam jiwa seseorang. Masalah ini biasanya akan terkait denan rasa rendah diri yang sangat ekstrim, depresi, kecanduan mengkonsumsi minuman beralkohol dan sering menyakiti diri sendiri.

Perlu anda ketahui bahwa orang yang menderita penyakit ini biasanya sering mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat banyak, setelah itu penderita akan mengeluarkanya dari tubuh dengan paksa yaitu dengan cara dimuntahkan atau juga dengan menggunakan obat pencahar agar bisa segera keluar makanan tersebut.

Mayoritas penderita penyakit bulimia adalah perempuan. Hal ini disebabkan karena mereka memiliki keinginan untuk mempunyai tubuh yang langsing sehingga melakukan diet yang berlebihan. Akibatnya terjadi gangguan psikologis dan berpengaruh pada pola makan. Penderita bulimia cenderung jaim ketika ingin makan sesuatu yang berpotensi membuat dirinya gemuk. Sehingga pada suatu kesempatan ia memakan banyak makanan dan kemudian memuntahkan segala yang telah ia telan karena takut membuat dirinya gemuk.

Gejala Bulimia

Gejala yang paling umum dialami oleh penderita penyakit bulimia yaitu selalu khawatir akan kenaikan berat badan, sering merasa badannya terlalu gemuk, tidak percaya diri terhadap tubuhnya sendiri, menolak makan di tempat umum atau bersama orang lain, memakan makanan secara berlebihan, sering pergi ke kamar mandi setelah makan makanan dalam porsi banyak. Memaksa untuk memuntahkan makanan yang telah ditelan, sering berolahraga secara berlebihan, gigi dan gusi terlihat rusak, mengkonsumsi obat pencahar, enema, atau deurotik setelah makan dan mengkonumsi suplemen untuk menurunkan berat badan.

Bulimia termasuk dalam penyakit mental yang dapat berakibat buruk pada kondisi fisik. Makan secara berlebihan dapat mengganggu pencernaan si penderita. Selain itu, frekuensi muntah yang terlalu sering membuat pembengkakan kelenjar ludah karena mulut terlalu sering terkena asam lambung. Kondisi yang lebih parah, dapat menyebabkan kanker mulut dan Kanker tenggorokan.

Penggunaan obat pencahar secara berlebihan juga dapat menyebabkan kerusakan organ pencernaan dan mengganggu keseimbangan kadar senyawa alami tubuh.  Hal ini dapat menyebabkan kelelahan, lemas, detak jantung tidak teratur, dan kejang-kejang. Komplikasi serius yang diakibatkan karena bulimia adalah penderita akan kekurangan nutrisi, dehidrasi, siklus menstruasi tidak teratur sehingga sulit untuk hamil, rambut dan kulit menjadi kering, kuku menjadi rapuh, dan juga berpotensi terjadinya gagal ginjal serta gagal jantung.

Baca juga: BPH (Benign Prostatic Hyperplasia)

Penyebab Bulimia

Penyebab dan faktor terjangkitnya  penyakit umum ini belum diketahui dengan pasti. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang menderita penyakit ini, antara lain: jenis kelamin, karena bulimia mayoritas dialami oleh perempuan. Gangguan psikologis, depresi dan stres, serta bisa juga dialami karena seseorang merupakan orang yang perfeksionis. Selain itu, faktor usia juga bisa menjadi faktor seseorang mengidap bulimia, karena biasanya bulimia menyerang usia remaja hingga dewasa. Tuntutan sosial seperti seseorang yang harus menurunkan berat badan karena mengikuti gaya hidup bahwa cantik itu langsing, dan tuntutan pekerjaan seperti misalnya model yang harus menjaga berat badan agar tetap terlihat langsing.

Cara Mengobati Bulimia

Pengobatan penyakit bulimia dengan baik dan benar dapat ditempuh dengan dua jalan, yaitu dengan cara terapi psikologis dan dengan menggunakan obat. Bulimia merupakan salah satu penyakit yang berhubungan dengan kebiasaan pola makan. Seseorang yang menderita penyakit bulimia memiliki nafsu makan yang berlebihan. Dia berambisi untuk memakan semua makanan yang ada dihadapannya. Namun dalam beberapa waktu kemudian, ia akan memuntahkan makanan yang telah ia makan secara paksa. Biasanya dilakukan dengan memasukkan jari ke tenggorokan, meminum obat pencahar dan lain sebagainya.

Pengobatan dapat dimulai dari diri sendiri. Menumbuhkan kesadaran bahwa dirinya sedang mengidap penyakit bulimia adalah cara pertama yang dapat ditempuh, sehingga penderita mempunyai kemauan untuk sembuh dan bersedia mengikuti proses pengobatan. Penderita dapat menghindari acara yang menyajikan berbagai macam makanan serta untuk sementara waktu menolak ajakan teman untuk kuliner.

Langkah selanjutnya yaitu diperlukan terapi psikologis untuk memberikan pengertian bahwa pola makan yang dilakukan penderita bulimia adalah salah. Melalui langkah ini juga dapat membantu mencari masalah emosional yang dialami penderita bulimia. Terapi psikologis yang dapat ditempuh yaitu melalui terapi perilaku kognitif (CBT) yang dapat digunakan untuk mengetahui pemicu bulimia, dan terapi interpersonal yang digunakan untuk membantu mendeteksi masalah dalam berhubungan sosial dengan orang lain, serta meningkatkan kemampuan untuk berkonumikasi dan menyelesaikan masalah.

Jika bulimia yang diderita dapat membahayakan diri, pengobatan dilanjut dengan menggunakan obat yang diberikan untuk mengurangi depresi. Biasanya dokter akan memberikan obat antidepresan. Jika komplikasi bulimia terjadi sangat serius, biasanya dokter akan menyarankan untuk rawat inap di rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk mencegah penderita ketika berpotensi menyakiti diri sendiri, serta dapat membahayakan jiwa. Pusat pengobatan disarankan berada dalam lingkungan yang aman dan nyaman, sehingga pasien dapat berinteraksi dengan orang lain.

Dengan melakukan pengobatan penyakit bulimia dengan baik dan benar, diharapkan dapat membangun kesadaran tentang perilaku serta pikiran yang dapat membahayakan jiwa penderita. Selain itu juga dapat berpotensi menumbuhkan pemahaman terhadap penderita bahwa hidup sehat dengan pola makan teratur itu penting. Hal tersebut diharapkan dapat mengobati pola makan yang salah, sehingga pasien dapat kembali normal.

 

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Penyakit Umum

  • Fibromyalgia Fibromyalgia

    Penyakit Umum

    Fibromyalgia

    By

    Penyakit.co.id –Fibromyalgia merupakan gangguan yang mempengaruhi otak dalam menangkap rasa sakit pada tubuh. Biasanya fibromyalgia ditandai...

  • Filariasis Filariasis

    Penyakit Umum

    Filariasis

    By

    Penyakit.co.id –Filariasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing filaria. Penyakit Filariasis dapat menyerang hewan bahkan manusia....

  • Glomerulonefritis Glomerulonefritis

    Penyakit Umum

    Glomerulonefritis

    By

    Penyakit.co.id – Glomerulonefritis merupakan salah satu jenis penyakit pada ginjal yang berupa kerusakan yang terjadi pada...

  • Gondongan Gondongan

    Penyakit Umum

    Gondongan

    By

    Penyakit.co.id – Gondongan adalah merupakan sebuah penyakit yang dapat menyebabkan kelenjar parotid akan mengalami pembengkakan oleh...

  • pendengaran pendengaran

    Penyakit Umum

    Gangguan Pendengaran

    By

    Penyakit.co.id – Gangguan pendengaran merupakan sebuah gangguan kesehatan yang biasanya disebabkan karena faktor usia atau seringnya...

  • gangguan tidur gangguan tidur

    Penyakit Umum

    Gangguan Tidur

    By

    Penyakit.co.id – Gangguan tidur merupakan sebuah kelainan yang dapat menyebabkan masalah pada pola tidur seseorang, hal...

  • Gastroenteritis Gastroenteritis

    Penyakit Umum

    Gastroenteritis

    By

    Penyakit.co.id – Gastroenteritis merupakan infeksi yang terjadi di usus yaitu perut yang diakibatkan karena beberapa jenis...

  • hamil anggur hamil anggur

    Penyakit Umum

    Hamil Anggur

    By

    Penyakit.co.id – Hamil anggur adalah suatu kehamilan yang tidak normal diakibatkan tumor jinak yang tumbuh dalam...

  • Hemangioma Hemangioma

    Penyakit Umum

    Hemangioma

    By

    Penyakit.co.id – Hemangioma adalah tanda lahir yang timbul di kulit sebagai akibat adanya pembuluh darah yang...

  • Hepatitis A Hepatitis A

    Penyakit Umum

    Hepatitis A

    By

    Penyakit.co.id – Hepatitis merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh peradangan yang terjadi pada organ hati. Seperti...

To Top