Connect with us
eplipesi

Penyakit Umum

Epilepsi

Epilepsi

Penyakit.co.id – Penyakit epilepsi atau nama lainya disebut ayan adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami kejang secara berulang dengan waktu yang tidak bisa di prediksi. Penyakit ini sendiri disebabkan oleh terganggunya aktivitas pada bagian otak yang mengakibatkan kerusakan atau perubahan di dalam otak itu sendiri, hal ini menjadi penyebab pada sebagian kasus penyakit ini. Beberapa tanda seseorang terkena penyakit ini adalah kejang atau konvulsi dan hilangnya kesadaran seketika. Penyakit ini biasanya lebih banyak terjadi selama masa kanak-kanak, meskipun umumnya dapat juga dialami pada semua usia.

Menurut Epilepsy Foundation, penyakit ini merupakan gangguan saraf yang paling sering diderita, jika di bandingkan dari 26 orang di dunia, salah satunya penderita penyakit ini. Namun, penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak dan orang dewasa namun tidak menutup kemungkinan menyerang orang tua. Dalam beberapa kasus, penyakit ini sering tertukar dengan penyakit kejang lainnya, yang bisa disebut kejang non-epilepsi. Ada sekitar 20% penderita penyakit ini, ternyata mengidap juga jenis kejang non-epilepsi.

Pada beberapa kasus tentang penyakit ini, perilaku kejang terjadi ketika impuls listrik khususnya bagian otak menghasilkan listrik secara berlebihan, sehingga menyebabkan perilaku atau gerakan tubuh yang tidak terkendali oleh otak sehingga menimbulkan kejang.

eplipesi

Gejala Epilepsi

Gejala utama penyakit ini adalah kejang secara berulang dan sangat rutin terjadi ketika melakukan aktifitas. Kejang pada para penderita penyakit ini sendiri bervariasi dan tergantung pada bagian otak mana yang terganggu.

Berdasarkan gangguan pada bagian otak, jenis kejang penyakit ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu umum dan parsial.

  1. Kejang umum

Kejang umum atau menyeluruh, gejala ini terjadi pada seluruh tubuh dan disebabkan oleh gangguan yang berdampak kepada seluruh bagian otak, sehingga kejang ini berbahaya karena secara menyeluruh kondisi gerakan tidak dapat dikontrol. Berikut ini adalah gejala-gejala yang bisa terjadi saat seseorang terserang kejang umum:

  • Kejang berulang kali dan mendadak
  • Perasaan emosi yang intens secara mendadak, seperti sedih, takut, dan bahagia
  • Kehilangan kesadaran
  • Pusing
  • Kebingungan
  • Tatapan kosong
  • Halusinasi
  1. Kejang parsial

Pada kejang parsial atau nama lainnya focal, adalah ketika otak yang mengalami gangguan hanya sebagian saja sehingga tidak menyeluruh. Kejang parsial ini terbagi lagi menjadi dua jenis, yaitu: kejang parsial simpel (tanpa kehilangan kesadaran) dan kejang parsial kompleks.

Kejang parsial simpel biasanya ditandai dengan tidak hilangnya kesadaran penderita saat kejang sedang berlangsung. Gejala kejang parsial dapat berupa anggota tubuh yang menyentak, atau timbul sensasi kesemutan, pusing, dan kilatan cahaya.

Penyebab Epilepsi

Penyebab penyakit ini adalah gangguan aktivitas otak. Namun, yang jadi sering jadi pemicu penyakit ini sendiri sampai sekarang belum dapat dipastikan. Pada umumnya penyakit ini dapat mulai diderita seseorang pada usia kapan saja, meski umumnya kondisi ini terjadi sejak masa kanak-kanak. Berdasarkan penyebabnya, penyakit ini dibagi dua, yaitu idiopatik dan simtomatik, pada beberapa kasus yang paling sering dialami oleh penderita penyakit ini adalah jenis epilepsi idiopatik.

Epilepsi idiopatik (epilepsi primer) merupakan jenis epilepsi yang penyebabnya tidak diketahui. Kondisi ini disebabkan oleh faktor genetik (keturunan). Sedangkan untuk jenis epilepsi simptomatik (epilepsi sekunder) merupakan jenis epilepsi yang penyebabnya dapat diketahui. Beberapa faktor, seperti luka di kepala, tumor, dan juga stroke bisa menjadi penyebab seseorang terkena epilepsi sekunder.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat memicu terjadinya kejang, di antaranya:

  • Stres
  • Mengonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan
  • Lelah akibat kurang tidur
  • Penggunaan obat-obatan terlarang
  • Tidak mengonsumsi obat antiepilepsi secara teratur
  • Mengonsumsi obat yang mengganggu kinerja obat antiepilepsi

Cara Mengobati Epilepsi

Menurut kedokteran sebagian besar penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Meskipun begitu ada cara lain untuk menangani penyakit epilepsi untuk si penderita yaitu dengan mengonsumsi obat-obatan yang dapat mencegah terjadinya kejang untuk beberapa waktu. Obat umum digunakan untuk penderita penyakit ini adalah obat antiepilepsi (OAE). Pengobatan penyakit ini biasanya hanya untuk mengontrol kejang saja, namun beberapa orang berbeda tingkat kejangnya, jika kejang tidak mengganggu dan hanya sebentar, konsumsi obat mungkin tidak diperlukan.

Sekitar 65% pasien penyakit ini, memberikan respon terhadap pengaruh obat anti-epilepsi seperti topiramate, sodium valproate, dan juga lamotrigine. Obat-obatan ini biasanya sangat berpengaruh dan harus diberikan dalam dosis progresif, tergantung bagaimana respon tubuh pengidap terhadapnya. Umumnya, obat anti epilepsi bekerja dengan mengubah kadar bahan kimia dalam otak yang melakukan sengatan listrik. Hal ini dapat mengurangi terjadinya kejang.

Untuk mengetahui seberapa parah tingkat penyakit ini para penderita disarankan untuk menulis catatan tentang berapa kali kejang yang dialami selama seminggu terakhir. Hal tersebut dilakukan untuk menentukan pemicunya, stres, obat terlarang, dan kurang tidur.

Jika kondisi kejang masih sering terjadi, ada baiknya penderita penyakit ini menggunakan gelang medis. Jika suatu waktu di luar ruangan terjadi kejang, orang sekitar mengetahui kondisi Anda.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Penyakit Umum

  • Fibromyalgia Fibromyalgia

    Penyakit Umum

    Fibromyalgia

    By

    Penyakit.co.id –Fibromyalgia merupakan gangguan yang mempengaruhi otak dalam menangkap rasa sakit pada tubuh. Biasanya fibromyalgia ditandai...

  • Filariasis Filariasis

    Penyakit Umum

    Filariasis

    By

    Penyakit.co.id –Filariasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing filaria. Penyakit Filariasis dapat menyerang hewan bahkan manusia....

  • Glomerulonefritis Glomerulonefritis

    Penyakit Umum

    Glomerulonefritis

    By

    Penyakit.co.id – Glomerulonefritis merupakan salah satu jenis penyakit pada ginjal yang berupa kerusakan yang terjadi pada...

  • Gondongan Gondongan

    Penyakit Umum

    Gondongan

    By

    Penyakit.co.id – Gondongan adalah merupakan sebuah penyakit yang dapat menyebabkan kelenjar parotid akan mengalami pembengkakan oleh...

  • pendengaran pendengaran

    Penyakit Umum

    Gangguan Pendengaran

    By

    Penyakit.co.id – Gangguan pendengaran merupakan sebuah gangguan kesehatan yang biasanya disebabkan karena faktor usia atau seringnya...

  • gangguan tidur gangguan tidur

    Penyakit Umum

    Gangguan Tidur

    By

    Penyakit.co.id – Gangguan tidur merupakan sebuah kelainan yang dapat menyebabkan masalah pada pola tidur seseorang, hal...

  • Gastroenteritis Gastroenteritis

    Penyakit Umum

    Gastroenteritis

    By

    Penyakit.co.id – Gastroenteritis merupakan infeksi yang terjadi di usus yaitu perut yang diakibatkan karena beberapa jenis...

  • hamil anggur hamil anggur

    Penyakit Umum

    Hamil Anggur

    By

    Penyakit.co.id – Hamil anggur adalah suatu kehamilan yang tidak normal diakibatkan tumor jinak yang tumbuh dalam...

  • Hemangioma Hemangioma

    Penyakit Umum

    Hemangioma

    By

    Penyakit.co.id – Hemangioma adalah tanda lahir yang timbul di kulit sebagai akibat adanya pembuluh darah yang...

  • Hepatitis A Hepatitis A

    Penyakit Umum

    Hepatitis A

    By

    Penyakit.co.id – Hepatitis merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh peradangan yang terjadi pada organ hati. Seperti...

To Top