Connect with us

Gagal Ginjal Akut

Cara Pengobatan Gagal Ginjal Akut

Penyakit Kronis

Gagal Ginjal Akut

Gagal Ginjal Akut

Penyakit.co.id – Sebelum membahas Gagal ginjal akut (GGA) terlebih dahulu anda harus memahami fungsi ginjal. Ginjal merupakan organ utama dalam sistem perkemihan yang memproses plasma darah dan mengeluarkan buangan dalam bentuk urine dan juga memiliki fungsi untuk mengatur keseimbangan cairan serta elektrolit dalam tubuh, menjaga keseimbangan asam basa, mengekskresikan sisa-sisa metabolisme tubuh, menghasilkan eritropoetin, renin, dan memproduksi hormon prostaglandin.

Ginjal dikatakan gagal apabila sudah tidak mampu lagi berfungsi secara normal. Ada dua jenis gagal ginjal yaitu akut dan kronis.

Gagal Ginjal Akut (GGA) adalah suatu sindrom kerusakan pada ginjal yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara mendadak (dalam waktu beberapa hari atau beberapa minggu). Laju Filtrasi Glomerulus (LFG) yang menurun dengan cepat menyebabkan kadar kreatinin dalam serum meningkat sebanyak 0,5 mg/dl/hari dan kadar nitrogen urea darah sebanyak 10 mg/dl/hari dan dalam beberapa hari. Gagal ginjal akut biasanya disertai dengan atau tanpa oliguria (produksi urin sedikit, kurang dari 400 ml/hari).

Cara Pengobatan Gagal Ginjal Akut

Gejala Gagal Ginjal Akut

Tanda dan gejala gagal ginjal akut antara lain:

  1. Berkurangnya urine saat buang air
  2. Pembengkakan tungkai,  pergelangan kaki atau kaki dikarenakan tertimbunnya cairan dalam tubuh
  3. Napas pendek
  4. Mudah lelah
  5. Perasaan bingung
  6. Kulit dari membran mukosa kering akibat dehidrasi
  7. Mual dan muntah
  8. Pada kasus yang parah dapat terjadi kejang atau bahkan koma
  9. Nyeri pada bagian dada
  10. Tremor tangan

Terkadang munculnya penyakit kronis ini tidak menimbulkan gejala apapun pada fase awal. Langkah awal menentukan penyakit ini adalah dengan melakukan uji laboratorium. Antisipasi diperlukan karena penyakit ini dapat memburuk secara tiba-tiba dan penderita dapat mengalami beberapa gejala tersebut.

Baca Juga : Gagal Ginjal Kronis

Penyebab Gagal Ginjal Akut

Penyebab gagal ginjal akut dibagi menjadi 3 kategori umum, yaitu prarenal, intrarenal, dan pascarenal. Mengetahui penyebab terjadinya gagal ginjal akut dapat dilakukan dengan melihat kondisi riwayat pasien serta melakukan tes urine. Mayoritas gagal ginjal akut terjadi karena berkurangnya aliran darah ke ginjal.

  1. Kegagalan prarenal. Gagal ginjal akut sering disebabkan oleh keadaan yang tidak berkaitan dengan ginjal itu sendiri. Melainkan oleh faktor lain seperti berkurangnya aliran darah ke ginjal yang dapat mempengaruhi rusaknya ginjal. Penyebab prarenal adalah segala yang menyebabkan penurunan tekanan darah sistemik  yang menimbulkan syock seperti infark miokardium, reaksi anfilatik, kehilangan darah yang banyak, luka bakan, sepsis (infeksi yang ditularkan melalui darah).
  2. Kegagalan intrarenal merupakan jenis gagal ginjal yang terjadi karena kerusakan jaringan ginjal itu sendiri. Diantara penyebabnya adalah glomerulonefritis, pielonefritis, mioglobinuria.
  3. Kegagalan pascarenal merupakan jenis gagal ginjal akut yang terjadi akibat kondisi yang mempengaruhi aliran urine keluar dari ginjal yang mencakup cedera atau penyakit ureter, kandung kemih atau uretra. Penyebab kegagalan pascarenal yang sering ditemukan adalah obstruksi. Obstruksi dapat terjadi sebagai respon terhadap banyak faktor yang tidak diobati seperti tumor, infeksi berulang, hiperplasia prostat, atau kandung kemih neurigenetik.

Meningkatnya risiko gagal ginjal akut juga dapat dialami pada beberapa kondisi, diantara adalah:

  1. Usia lanjut
  2. Diabetes
  3. Tekanan darah tinggi
  4. Gagal jantung
  5. Penyakit ginjal
  6. Dalam menjalani perawatan di rumah sakit khususnya untuk kondisi serius yang membutuhkan perawatan intensif
  7. Adanya penyumbatan pembuluh darah di tangan atau kaki
  8. Penyakit hati
  9. Berususia 50 tahun atau lebih

Cara Mengobati Gagal Ginjal Akut

Sebelum melakukan pengobatan, dokter akan mencari tahu penyebab utama timbulnya GGA. Pemberian obat betujuan untuk mencegah serta mengurangi tertimbunnya cairan dan limbah sisa-sisa metabolisme di dalam tubuh. Dianjurkan pula bagi penderita untuk menjalani diet rendah protein dan kaya karbohidrat, membatasi makanan yang mengandung kalium dan fosfat, pemberian garam 0,5 mg/hari.

Penderita GGA dapat sembuh apabila kondisi kesehatan baik dan rutin melakukan check up ke dokter. Namun tidak menutup kemungkinan bagi penderita yang cukup parah dalam hal ini fungsi ginjal sudah tidak lagi berjalan dengan normal, maka perlu dilakukan prosedur cuci darah atau hemodialisis (HD). Hemodialisis bertujuan untuk membersihkan sisa-sisa metabolisme yang menumpuk di dalam darah dan dapat memperpanjang harapan hidup.

Perlu diperhatikan pula beberapa komplikasi serius yang dapat dialami oleh si penderita, seperti :

  1. Ginjal rusak secara permanen
  2. Melemahnya otot yang dapat mengakibatkan kelumpuhan dan gangguan pada jantung. Hal ini disebabkan karena tingginya pottasium dalam darah
  3. Edema paru
  4. Keasaman darah meningkat
  5. Adanya pembengkakan pada lapisan jantung yang mengakibatkan rasa nyeri di bagian dada
  6. Kematian

Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Beberapa pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari diri dari berbagai faktor resiko, seperti memulai gaya hidup sehat dengan menjaga dan mengatur pola makan. Rutin berolah raga. Membiasakan untuk meminum air putih dalam jumlah yang cukup, ini merupakan cara perawatan terbaik. Bila tidak cukup air atau kurang minum, maka kerja ginjal akan terhambat dan zat sisa dari metabolisme yang seharusnya dibuang juga akan bertumpuk di dalam darah. Upayakan untuk menghindari minuman beralkohol.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Penyakit Kronis

  • Penyakit Kronis

    Infeksi Ginjal

    By

    Penyakit.co.id – Infeksi ginjal atau dalam bahasa medis disebut pielonefritis merupakan penyakit yang menyerang salah satu...

  • Penyakit Kronis

    HIV dan AIDS

    By

    Penyakit.co.id – HIV dan AIDS merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. HIV (Human Immunodeficiency...

  • Penanganan Masalah Penyakit gastritis Penanganan Masalah Penyakit gastritis

    Penyakit Kronis

    Gastritis

    By

    Penyakit.co.id – Gastritis adalah suatu penyakit yang berpusat pada peradangan dinding lambung di dalam tubuh. Ini bukanlah...

  • Gonore Gonore

    Penyakit Kronis

    Gonore

    By

    Penyakit.co.id – Gonore adalah salah satu penyakit menular akibat berhubungan badan yang disebabkan oleh bakteri bernama Neisseria...

  • flu singapore flu singapore

    Penyakit Kronis

    Flu Singapura

    By

    Penyakit.co.id – Flu singapura adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyebabkan luka seperti sariawan dan...

  • Penanganan Gagal Ginjal Kronis Penanganan Gagal Ginjal Kronis

    Penyakit Kronis

    Gagal Ginjal Kronis

    By

    Penyakit.co.id – Gagal Ginjal Kronis (GGK) adalah suatu sindrom klinis yang disebabkan oleh menurunnya kemampuan ginjal untuk...

  • Penanganan Dini Serangan Jantung Penanganan Dini Serangan Jantung

    Penyakit Kronis

    Gagal Jantung

    By

    Penyakit.co.id – Gagal jantung adalah suatu kondisi dimana dalam fungsinya jantung tidak dapat memompa darah dengan maksimal....

  • Penyakit Kronis

    Herpes Genital

    By

    Penyakit.co.id – Herpes genital atau herpes simplex merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV)....

  • gangrene gangrene

    Penyakit Kronis

    Gangrene

    By

    Penyakit.co.id –  gangrene adalah kondisi dimana jaringan tubuh mati. Kondisi seperti ini pada umumnya berawal dari...

  • Gejala Penderita Hernia Inguinalis Gejala Penderita Hernia Inguinalis

    Penyakit Kronis

    Hernia Inguinalis

    By

    Penyakit.co.id – Hernia inguinalis merupakan penyakit yang paling umum terjadi dimana keluarnya sebagian usus melaui celah lubang...

To Top