Connect with us

Penyakit Umum

Hipotermia

Hipotermia

Penyakit.co.id – Hipotermia merupakan penyakit penurunan suhu tubuh secara drastis. Penurunan temperatur tubuh berada di bawah suhu normal bagian dalam tubuh yaitu 35oC. Tubuh dapat mengendalikan suhu antara 36,5oC-37,5oC sehingga fungsi tubuh dan metabolisme membutuhkan suhu normal tersebut karena jika suhu tubuh jauh di bawah titik normal maka akan mengganggu sistem saraf maupun berjalannya fungsi dari organ lain. Oleh karena itu, penyakit ini akan dapat mengakibatkan kegagalan dalam sistem pernapasan maupun sistem sirkulasi (di dalam jantung) dan berakhir pada kematian sehingga penyakit ini haruslah segera mendapatkan penanganan.

Gejala Hipotermia

Gejala hipotermia bergantung pada rendahnya suhu tubuh penderita, ada pula yang sulit dikenali. Pada penderita bayi, gejala yang sering terjadi biasanya kulit terasa dingin dan tampak memerah, tampak lemas, cenderung diam, bahkan tidak mau minum susu maupun makan.

Gejala penyakit umum ini dapat berkembang sedikit demi sedikit bahkan penderita dapat tidak menyadarinya. Gejala ringan yang biasa terjadi pada penderita seperti menggigil dan juga terasa lelah, lemas, bahkan pusing, juga lapar, mual, kulit terasa dingin atau juga tampak pucat, kemudian bernapas secara cepat.

Gejala-gejala yang terjadi untuk penderita tingkat menengah, yaitu dengan suhu tubuh berkisar 28-32oC yaitu:

  1. Penderita akan sering mengantuk atau tubuh terasa lemas.
  2. Penderita juga berbicara jadi tidak jelas seperti bergumam.
  3. Tampak linglung dan juga kebingungan.
  4. Bertindak tidak sesuai akal sehat seperti melepas baju padahal merasa kedinginan.
  5. Merasa kesulitan untuk bergerak dan juga koordinasi tubuhnya menurun.
  6. Bernapas dengan sangat pelan dan durasinya pendek.
  7. Kesadaran yang terus menerus mengalami penurunan.

Untuk suhu tubuh yang terus menurun hingga di bawah 28oC, penderita akan mengalami gejala sebagai berikut:

  1. Penderita akan pingsan.
  2. Denyut nadi penderita melemah dan juga tidak teratur atau dapat juga denyut nadi tidak ada sama sekali.
  3. Pupil mata penderita akan terjadi pelebaran.
  4. Penderita memiliki napas yang pendek atau ada yang tidak bernapas sama sekali.

Baca juga : Alergi Dingin

Penyebab Hipotermia

Penyebab hipotermia yaitu masuknya udara dingin disebabkan beberapa kondisi atau situasi yang dapat menyebabkan timbulnya masalah ini seperti dibawah ini:

  1. Pakaian untuk mendaki gunung tidak sesuai dengan cuaca atau suhu disekitarnya.
  2. Terlalu lama berdiam diri di tempat yang dingin.
  3. Terjatuh ke dalam kolam.
  4. Menggunakan pakaian basah dalam waktu yang lumayan lama.
  5. Suhu ruangan yang tidak sesuai untuk manula dan juga bayi karena terlalu rendah.

Adapun beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit ini diantaranya:

  1. Faktor usia yaitu pada bayi dan juga lansia. Pada bayi, masih belum dapat mengendalikan sendiri suhu tubuhnya terutama pada saat mereka bermain. Pada lansia, suhu tubuh yang dimilikinya semakin menurun.
  2. Faktor dari minum minuman keras dan narkoba. Minuman keras seperti alkohol dan juga narkoba memiliki efek samping yakni dapat melebarkan pembuluh darah. Hal ini dapat mempercepat pelepasan panas tubuh pada permukaan kulit. Kondisi mabuk alkohol tersebut juga membuat tidak sadar keadaan sekitarnya sedang dalam cuaca yang dingin.
  3. Penyakit yang berpengaruh pada ingatan. Masalah seperti ini penderita tidak dapat membedakan bahwa cuaca sedang dingin dan penderita tidak tau harus bertindak seperti apa.
  4. Faktor suatu penyakit yang nantinya dapat berpengaruh pada mekanisme pengendali suhu tubuh seperti penyakit anoreksia nervosa, terserang stroke, maupun hipotiroidisme.
  5. Faktor dari suatu obat-obatan yang dapat berpengaruh kemampuan pengendalian temperatur tubuh.
  6. Faktor tempat yang dingin seperti seseorang yang sedang mendaki gunung atau tunawisma. Kondisi tersebut membuat orang-orang tersebut berada di tempat dingin dalam waktu yang relatif lama.

Cara Mengobati Hipotermia

Melakukan pencegahan dalam melepaskan panas tubuh ini merupakan langkah utama penanganan untuk penderita dan menghangatkan tubuhnya sedikit demi sedikit. Cara-cara yang dapat membantu penderita dalam keadaan darurat diantaranya:

  1. Selalu mengawasi pernapasan seorang penderita penyakit ini karena dapat memungkinkan tiba-tiba napas berhenti. Apabila napas penderita berhenti sebaiknya beri napas buatan sesegera mungkin. Hati-hati dalam memperlakukan penderita karena gerakan yang berlebihan dapat saja memungkinkan terjadinya serangan jantung. Hindari untuk menggosok-gosok tangan atau juga kaki penderita.
  2. Jika memungkinkan untuk memindahkan penderita ke ruangan yang lebih hangat. Hindari memandikan penderita langsung dengan air hangat.
  3. Jika penderita mengenakan pakaian basah maka segera ganti dengan pakaian yang kering dan hangat.
  4. Hangatkan tubuh penderita dengan selimut atau pakaian yang hangat terutama pada bagian perut dan kepalanya.
  5. Ketika berada di alam terbuka, baringkan penderita di atas tanah yang sudah dilapisi dengan selimut hangat.
  6. Memberikan panas tubuh pada penderita seperti memeluknya, tetapi harus dilakukan dengan hati-hati. Hal ini dikarenakan kontak fisik melalui kulit lebih efektif.
  7. Apabila penderita sadar dan mampu menelan, berikan minuman yang hangat namun tidak mengandung alkohol atau kafein.
  8. Kompres penderita dengan handuk yang telah dihangatkan

Oleh karena itu, haruslah penderita hipotermia menghindar dari cuaca dingin. Hal ini dikarenakan penyakit tersebut cukup berbahaya dan membutuhkan penanganan cepat.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Penyakit Umum

  • Fibromyalgia Fibromyalgia

    Penyakit Umum

    Fibromyalgia

    By

    Penyakit.co.id –Fibromyalgia merupakan gangguan yang mempengaruhi otak dalam menangkap rasa sakit pada tubuh. Biasanya fibromyalgia ditandai...

  • Filariasis Filariasis

    Penyakit Umum

    Filariasis

    By

    Penyakit.co.id –Filariasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing filaria. Penyakit Filariasis dapat menyerang hewan bahkan manusia....

  • Glomerulonefritis Glomerulonefritis

    Penyakit Umum

    Glomerulonefritis

    By

    Penyakit.co.id – Glomerulonefritis merupakan salah satu jenis penyakit pada ginjal yang berupa kerusakan yang terjadi pada...

  • Gondongan Gondongan

    Penyakit Umum

    Gondongan

    By

    Penyakit.co.id – Gondongan adalah merupakan sebuah penyakit yang dapat menyebabkan kelenjar parotid akan mengalami pembengkakan oleh...

  • pendengaran pendengaran

    Penyakit Umum

    Gangguan Pendengaran

    By

    Penyakit.co.id – Gangguan pendengaran merupakan sebuah gangguan kesehatan yang biasanya disebabkan karena faktor usia atau seringnya...

  • gangguan tidur gangguan tidur

    Penyakit Umum

    Gangguan Tidur

    By

    Penyakit.co.id – Gangguan tidur merupakan sebuah kelainan yang dapat menyebabkan masalah pada pola tidur seseorang, hal...

  • Gastroenteritis Gastroenteritis

    Penyakit Umum

    Gastroenteritis

    By

    Penyakit.co.id – Gastroenteritis merupakan infeksi yang terjadi di usus yaitu perut yang diakibatkan karena beberapa jenis...

  • hamil anggur hamil anggur

    Penyakit Umum

    Hamil Anggur

    By

    Penyakit.co.id – Hamil anggur adalah suatu kehamilan yang tidak normal diakibatkan tumor jinak yang tumbuh dalam...

  • Hemangioma Hemangioma

    Penyakit Umum

    Hemangioma

    By

    Penyakit.co.id – Hemangioma adalah tanda lahir yang timbul di kulit sebagai akibat adanya pembuluh darah yang...

  • Hepatitis A Hepatitis A

    Penyakit Umum

    Hepatitis A

    By

    Penyakit.co.id – Hepatitis merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh peradangan yang terjadi pada organ hati. Seperti...

To Top