Connect with us

Infeksi Nosokomial

Penyakit Umum

Infeksi Nosokomial

Infeksi Nosokomial

Penyakit.co.id – Infeksi nosokomial merupakan penyakit yang dapat ditularkan di sekitar area rumah sakit. Penyakit ini memungkinkan dapat tertular dari petugas rumah sakit atau ketika melakukan kunjungan ke rumah sakit. Infeksi ini mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti infeksi kandung kemih, infeksi pada aliran darah, pneumonia, maupun infeksi di luka operasi.

Gejala Infeksi nosokomial

Gejala infeksi nosokomial berbeda-beda bergantung pada organ tubuh yang terinfeksi. Berikut beberapa gejala yang umum terjadi:

  1. Gejala yang timbul ketika penyakit menular pada bagian kandung kemih:
  2. Ketika berkemih akan terasa panas
  3. Akan semakin sering berkemih
  4. Terasa panas pada bagian bawah perut
  5. Bagian bawah perut juga akan terasa nyeri dan sakit
  6. Penderita akan mengalami demam
  7. Ketika berkemih akan terasa sakit
  8. Keluarnya darah ketika berkemih
  9. Frekuensi urin yang keluar akan menurun dari biasanya
  10. Gejala yang timbul ketika penyakit menular menyerang organ paru-paru
  11. Terjadi batuk-batuk pada penderita
  12. Mengalami sesak napas
  13. Munculnya dahak pada batuk
  14. Gejala yang timbul ketika penyakit menular melalui kulit atau pada luka setelah operasi:
  15. Terjadi pembengkakan pada luka tersebut
  16. Kulit di sekitar luka akan berwarna kemerahan
  17. Rasa nyeri yang menyerang kulit
  18. Akan merasa demam
  19. Luka menjadi keluar nanah
  20. Gejala yang timbul ketika penyakit menular menyerang saluran pencernaan:
  21. Mengalami sakit perut
  22. Akan terasa mual
  23. Bahkan akan mengalami muntah-muntah
  24. Dan juga diare
  25. Gejala yang timbul paling umum terlepas dari organ yang terserang adalah sebagai berikut:
  26. Tiba-tiba napas menjadi lebih cepat dari biasanya
  27. Jumlah sel darah putih yang meningkat
  28. Mental terganggu dan merasa kebingungan atau linglung

Baca juga :  Infeksi Ginjal

Penyebab Infeksi nosokomial

Penyebab utama penyakit umum ini akibat dari bakteri yang menular di lingkungan rumah sakit. Bakteri tersebut dapat menular dari petugas rumah sakit yang sembrono dengan kebersihan dirinya atau kebersihan lingkungan kurang terjaga. Selain itu, kekebalan tubuh pasien rawat inap yang lemah juga menjadi pemicu penularan infeksi ini semakin tinggi. Pasien yang memiliki kekebalan tubuh lemah biasanya pada pasien HIV/AIDS, pasien yang mengkonsumsi tembakau, dan kortikosteroid kronis.

Bakteri yang paling sering menyebabkan infeksi ini adalah MRSA yakni bakteri gram positif yang bereaksi resisten terhadap metisilin atau juga bakteri Staphylococcus aureus dan salah satu bakteri gram negatif atau Acinetobacter.

Ada faktor-faktor yang juga beresiko terserang infeksi ini, diantaranya:

  1. Usia penderita yang telah mencapai di atas 70 tahun
  2. Pasien yang berada dalam kondisi koma
  3. Seseorang yang pernah melakukan terapi antibiotik
  4. Menjalani perawatan di unit ICU melebihi 3 hari
  5. Mengalami gagal ginjal yang sudah akut
  6. Terjadi cidera yang lumayan parah
  7. Tiba-tiba terjadi shock
  8. Pasien yang sedang melakukan perawatan ventilasi mekanis
  9. Menjalani pengobatan yang berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh
  10. Menggunakan kateter dalam kurun waktu yang lama

Cara Mengobati Infeksi nosokomial

Cara mengobati infeksi ini bergantung pada infeksi bagian tubuh yang diserang. Infeksi dapat ditangani dengan antibiotik terutama bakteri gram positif yang banyak jenis antibiotik dapat mengatasi bakteri tersebut. Namun untuk infeksi akibat dari bakteri gram negatif, tidak cukup banyak antibiotik yang dapat mengatasinya.

Berdasarkan komplikasi yang timbul, maka prosedur pengobatan dikelompokkan sebagai berikut:

  1. Pada infeksi luka operasi, dilakukan dengan pemberian antibiotik dan juga dengan perawatan secara khusus pada luka pembedahan pada penderita.
  2. Pada infeksi aliran darah, dilakukan bersamaan pemberian antibiotik dengan pengobatan antifungal (terhadap jamur) atau antiviral (terhadap virus).
  3. Pada infeksi saluran kemih, dilakukan pemberian antibiotik yang dilengkapi dengan pengobatan antifungal.
  4. Pada pneumonia, dilakukan pemberian analgesik antipiretik agar rasa nyeri dan demam mereda. Untuk flu dapat diredakan dengan pemberian pengobatan antiviral.

Selain itu, pencegahan juga dapat menghindari penyakit infeksi menular ini. Beberapa hal yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit ini yaitu:

  1. Sebaiknya mencuci tangan dengan bersih dan rutin agar penularan dari mikroorganisme yang dibawa orang lain dapat berkurang.
  2. Selalu menjaga kebersihan ruangan dari rumah sakit.
  3. Sistem isolasi untuk pasien yang memiliki resiko dapat menularkan organisme penyakit.
  4. Alat medis yang disterilkan menggunakan cairan kimia, dapat juga dengan radiasi ion, pengeringan, maupun penguapan bertekanan agar mikroorganisme pada alat medis dapat terbunuh seluruhnya.
  5. Menggunakan sarung tangan bagi petugas rumah sakit sangat penting. Meskipun telah mencuci tangan, namun penggunaan sarung tangan juga dapat semakin memperkecil terjadinya penularan penyakit.
  6. Perabotan rumah sakit yang menggunakan lapisan antimikroba misalnya tembaga atau perak agar semakin mengurangi resiko bakteri yang dapat berkembang di permukaan perabotan.

Demikian beberapa penjelasan mengenai infeksi nosokomial yang dapat berkembang dan menulari orang-orang di sekitar lingkungan rumah sakit. Oleh sebab itu, penting sekali untuk memiliki kekebalan tubuh yang kuat dan selalu menjaga kebersihan di area lingkungan yang ada didalam serta sekitar rumah sakit.

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Penyakit Umum

  • Fibromyalgia Fibromyalgia

    Penyakit Umum

    Fibromyalgia

    By

    Penyakit.co.id –Fibromyalgia merupakan gangguan yang mempengaruhi otak dalam menangkap rasa sakit pada tubuh. Biasanya fibromyalgia ditandai...

  • Filariasis Filariasis

    Penyakit Umum

    Filariasis

    By

    Penyakit.co.id –Filariasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing filaria. Penyakit Filariasis dapat menyerang hewan bahkan manusia....

  • Glomerulonefritis Glomerulonefritis

    Penyakit Umum

    Glomerulonefritis

    By

    Penyakit.co.id – Glomerulonefritis merupakan salah satu jenis penyakit pada ginjal yang berupa kerusakan yang terjadi pada...

  • Gondongan Gondongan

    Penyakit Umum

    Gondongan

    By

    Penyakit.co.id – Gondongan adalah merupakan sebuah penyakit yang dapat menyebabkan kelenjar parotid akan mengalami pembengkakan oleh...

  • pendengaran pendengaran

    Penyakit Umum

    Gangguan Pendengaran

    By

    Penyakit.co.id – Gangguan pendengaran merupakan sebuah gangguan kesehatan yang biasanya disebabkan karena faktor usia atau seringnya...

  • gangguan tidur gangguan tidur

    Penyakit Umum

    Gangguan Tidur

    By

    Penyakit.co.id – Gangguan tidur merupakan sebuah kelainan yang dapat menyebabkan masalah pada pola tidur seseorang, hal...

  • Gastroenteritis Gastroenteritis

    Penyakit Umum

    Gastroenteritis

    By

    Penyakit.co.id – Gastroenteritis merupakan infeksi yang terjadi di usus yaitu perut yang diakibatkan karena beberapa jenis...

  • hamil anggur hamil anggur

    Penyakit Umum

    Hamil Anggur

    By

    Penyakit.co.id – Hamil anggur adalah suatu kehamilan yang tidak normal diakibatkan tumor jinak yang tumbuh dalam...

  • Hemangioma Hemangioma

    Penyakit Umum

    Hemangioma

    By

    Penyakit.co.id – Hemangioma adalah tanda lahir yang timbul di kulit sebagai akibat adanya pembuluh darah yang...

  • Hepatitis A Hepatitis A

    Penyakit Umum

    Hepatitis A

    By

    Penyakit.co.id – Hepatitis merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh peradangan yang terjadi pada organ hati. Seperti...

To Top